Sabtu, 24 Oktober 2020

Resensi Buku Non-Fiksi "Beginilah Cara Mudah Bangun Malam Untuk Tahajjud"

 

Beginilah Cara Mudah Bangun Malam untuk Tahajjud

 

Identitas Buku:

Judul Buku      : Beginilah Cara Mudah Bangun Malam untuk Tahajjud

Penulis Buku   : D.A. Pakih Sati, Lc.

Tahun Terbit    : 2015

Penerbit           : Saufa

Tebal Buku      : 204 halaman

 

    Harus diakui, tidaklah mudah bangun malam untuk beribadah. Banyak sekali alasan-alasan yang kita turuti karena nafsu belaka, entah itu alasan masih mengantuk, lelah, atau bahkan sudah ada niatan tapi menunda untuk melaksanakannya, dan akhirnya tidak  terlaksana. Begitu dahsyat bujukan setan kepada kaum adam untuk menjauhi Allah SWT. Mungkin di antara kita ada yang sudah menyiapkan matang-matang, agar bisa bangun malam untuk qiyamul lail lebih tepatnya tahajud. Alarm ganda dipasang sedemikian rupa dengan nada dering yang energik. Akan tetapi, masih saja terasa berat meninggalkan tempat tidur yang nyaman. Di buku ini,  membahas fadilah salat tahajud serta beberapa motivasi agar kita lebih mantap lagi dalam melaksanakan tahajud.

    Di bab pertama, penulis mengenalkan dasar-dasar salat tahajud, jumlah rakaatnya, waktu pelaksanaan, dan tata cara salat tahajud. Penulis juga memberikan beberapa alasan, mengapa dan bagaimana hukum salat tahajud yang awalnya wajib bisa berubah menjadi sunah.

    Di bagian kedua, buku ini memaparkan beberapa fadilah tahajud seperti, mendapatkan kedudukan yang mulia di sisi-Nya, dikabulkan doa-doanya, dan sebagai jalan mendekatkan diri pada Allah untuk mendapatkan cinta-Nya. Orang yang melaksanakan salat tahajud mendapat kedudukan yang berbeda dari orang yang terlelap ketika malam, karena sebaik-baiknya salat sunah adalah salat tahajud.

    Di bagian ketiga inilah inti dari buku. Di mana, penulis telah memasukkan 100 poin yang isinya motivasi-motivasi dari rasul, sahabat rasul, dan para salafus salih. Tidak tertinggal pula tips-tips mudah bangun tahajud, balasan untuk orang-orang yang melaksanakan salat tahajud, serta dalil-dalil yang menyertai di tiap poinnya. Di akhir bab, penulis mengingatkan pembaca untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dari buku ini. Karena sejatinya, ilmu tanpa amal bagai pohon tidak berbuah.

    Buku ini, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, cocok dibaca untuk semua kalangan masyarakat. Namun sebelum itu, pembaca hendaknya meguasai lebih dulu salat-salat fardu dan tata pelaksanaannya. Karena di sini penulis tidak menjelaskan detail dari salat itu sendiri.  Selain itu, covernya cukup menarik dan sederhana, tidak terlalu berlebihan dengan tasbih dan jam pasir yang disesuaikan dengan tata letak judul buku.

    Namun dalam pembahasannya, penulis tidak menyatukan subbab yang masih berkaitan dalam satu sub bab yang sama. Penuis seolah memaksakan untuk mencapai targetnya 100 sub bab. Hal ini tentu membuat pembaca merasa bosan, mengira bahwa dirinya telah membaca kalimat tersebut berkali-kali.

 

Selasa, 13 Oktober 2020

Resensi Buku Kaya Wajib Bagi Orang Islam

 Kaya Wajib Bagi Orang Islam

 

Identitas Buku:

Judul Buku      : Kaya Wajib Bagi Orang Islam

Penulis Buku   : M. Hafizh Al-ashiqya

Tahun Terbit    : 2011

Penerbit           : Khazanah Sulaiman

Tebal Buku      : 132 halaman

 

Tidak bisa dipungkiri, di zaman sekarang ini, banyak yang masih mengalami kesulitan secara ekonomi. Bahkan, karena tingkat rendahnya perekonomian yang menimpa, tak jarang seseorang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuap nasi. Apalagi pada kondisi saat ini, banyaknya konflik di kalangan elit politik, melimpahnya kasus-kasus korupsi, yang ditakutkan semua negara yaitu ancaman Covid-19, dan konflik akibat dari pengesahan RUU ketenaga kerjaan saat ini. Tentu masalah-masalah tersebut mengguncangkan perekonomian yang semakin lemah, baik di kalangan keluarga, masyarakat atau negara.

Terlepas dari itu semua, seorang muslim dianjurkan untuk tidak berpangku tangan, dan pasrah kepada keadaan, nabi Muhammad SAW bersabda bahwa kefakiran bisa menjerumuskan pada kekafiran. Dari hadist tersebut, tersirat makna bahwa seorang muslim dituntut untuk kaya. Dalam buku ini, mengulas tentang bagaimana kita mengikat kekayaan tanpa menjadi hamba uang, alasan umat islam harus menjadi kaya, mengikat rizqi tanpa terjerat hutang, dan sebagainya.

Di bagian pertama sub bab materi, penulis menjelaskan bahwa dengan kekayaan banyak sekali manfaatnya, bisa berkurban, haji, umrah, membangun masjid, menyantuni anak yatim, bersedekah, dan bermanfaat untuk orang banyak. Di bagian kedua, penulis menekankan bahwa takdir bisa dirubah dengan usaha keras yang disertai doa. Penulis menyertakan pandangannya, bahwa hidup kaya dan hidup kemewahan itu berbeda. Orang kaya belum tentu hidup mewah, dan orang miskin juga belum tentu hidaup dengan kemiskinannya.  

Di bagian ketiga, penulis menyertakan berbagai alasan mengapa orang islam wajib kaya, dengan menyertakan dalil dalil quran dan hadist. Di bagian selanjutnya penulis mengenalkan konsep kekayaan dalam berbagai pandangan. Di bagian ke lima, dijelaskan bahwa harta yang didapat dengan cara yang haram, akan membuat hidup tidak tenang. Selain itu, disajikan pula teladan-teladan yang patut kita contoh dari sahabat, tabiin dan ulama terdahulu. Di bab-bab berikutnya penulis memaparkan kejadian-kejadian sederhana yang kemudian bisa diterapkan dalam kehidupan yang lebih luas. Di sini juga dijelaskan harta wajib untuk digunkan di jalan yang baik, karena jika tidak akan mencelakakan pemiliknya. Penulis mengeksplor berbagai motivasi mengenai pandangan zuhud yang dibenarkan. Penulis mengemas kata sedemikian rupa, hingga pembaca merasa takut untuk membelanjakan hartanya di jalan yang salah. Kekayaan yang ditulis di sini, tidaklah hanya sebatas kaya harta saja, masih banyak kriteria kekayaan yang dikupas di sini.

Buku ini, menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, cocok dibaca untuk semua kalangan masyarakat. Selain itu, terdapat gambar-gambar di bagian akhir pembahasan yang dimodifikasi dengan beberapa motivasi atau quote, sehingga mudah diingat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, masih terdapat kesalahan kata dalam penulisan, seperti kurangnya huruf. Tak hanya itu, cover buku juga kurang menarik dengan perpaduan latar dan gambar yang mencolok, terlihat lebih aneh.

Pendekatan Sistem dalam Pembelajaran

 Sistem bukanlah sebuah cara, proses, ataupun metode. Sistem lebih luas dari itu, sistem merupakan kumpulan dari komponen-komponen yang terh...